Categories
Android Gaming

7 Games Android Terbaik Minggu Ini – 09 Oktober 2021

stephencresswell.com ,- Selain Free Fire Max yang menjadi satu diantara games yang cukup terkenal di sejumlah pekan terakhir ini. Ada banyak games kece yang dapat kalian permainkan. Bermacam games dengan beragam jenis dapat kalian cicipi dengan gratis di handphone android kalian. Nach, bila kalian tengah cari beberapa games android terbaik untuk kamu permainkan pada minggu ini, berikut kumpulan game yang dapat kami beri.

1. Star Healer

Games action shooter yang ini memakai grafis pixelated yang bercerita mengenai dunia pada tahun 4003 dengan protagonis kita yang namanya Sakura. Dari sisi gameplay sendiri lumayan gampang untuk dipahami, pemain memakai tombol kiri untuk bergerak dan tombol kanan untuk serang. Di sini, pemain dapat memakai bermacam senjata api, dan kontribusi dari pet yang kalian pakai tiap tingkat. Tidak cuman hebat, games ini cukup melawan.

2. Tale of Season

Tertarik mainkan games serupa Harvest Moon tetapi grafis Stardew Valley tidak untukmu? Tale of Season menjadi jawabnya. Games Tale of Season ini sebagai games replikasi pertanian di mana pemain dapat berkebun, mengurusi binatang piaraan, serta membuat dekorasi rumahmu. Games ini benar-benar pas untuk kamu yang menyenangi games rileks dan tidak bersaing untuk temani hari minggumu.

3. CATS dan SOUP

Ingin tahu apa yang terjadi bila satu ekor kucing di kasih kebebasan untuk mengurusi makananmu? Nach, di games Cats and Soup ini kalian dapat menyaksikan tindakan satu ekor kucing dalam mengolah makanan. Games yang dikukuhkan menjadi satu diantara games indie terbaik di TapTap tahun 2021 ini, sebagai games indie yang gampang dipahami. Di mana kalian akan me-manage bermacam kucing lucu dengan bermacam tipe sebagai pegawai untuk bermacam makanan nikmat.

4. Metal Revolution

Jemu dengan games MOBA Mobile, Battle royale, atau games indie yang begitu saja. Metal Revolution mendatangkan sebuah jenis baru yang tidak begitu terkenal di mobile, fighting. Di mana pemain akan memakai cybernetic fighter yang dapat memakai bermacam model fighting diawali dari Muay Thai, Boxer, sampai Pedang Katana dalam games untuk bertanding satu sama lainnya.

5. Squid Games 3D

Games yang dibikin berdasar Squid Games yang disebut seri Netflix cukup terkenal di dunia saat ini. Gameplaynya cukup sederhana, stop dan tidak bergerak dalam saat kepala boneka ikonis dari seri Squid Games berputar-putar melihatmu, dan bergerak sampai ke garis finis. Sayang dalam games ini tidak ada feature multiplayer, menjadi pemain cuman dapat bermain bersama dengan AI saja.

Baca Juga : 7 Games Ini Punyai ‘Grafik’ Riil

6. Draw a Stickman

Draw a Stickman sebagai games adventure untuk beberapa pemainnya. Kalian akan bermain sebagai seorang aktris yang ingin membuat narasi. Dimulai dari menggambar watak yang kalian harapkan, sampai menolong watakmu dengan menggambar untuk menolongnya selamatkan beberapa temannya. Pakai kreativitasmu untuk menuntaskan bermacam puzzle yang berada di dalam games. Gambar dan menyelamatkan rekan kartunmu.

7. Battle Blobs

Battle blobs ialah games shooter di mana kalian harus memimpin battlefield dengan mencipratkan sebuah carian warna. Tandai tempat itu dengan warna kalian, dan bekerja samalah dengan team kalian menjadi yang terbaik. Games ini sebagai games serupa Splatoon yang pernah terkenal di konsol Switch, dan menjadi satu diantara games menarik untuk kamu coba.
Itu beberapa referensi games gratis dan terbaik yang dapat kalian coba pada minggu ini. Beberapa game di atas terbagi dalam bermacam jenis dengan bermacam gameplay yang memikat perhatian penulis, tetapi bila kalian tidak tertarik, kalian bisa juga berkunjung Glist untuk memperoleh referensi beberapa game kece yang lain. Disamping itu, kalian bisa juga memakai emulator referensi Gamebrott untuk mainkan games android di atas dengan memakai PC.

Categories
Android game terpopuler hari ini Gaming Inspirasi website game

Tidak Hanya Realitas, 7 Games Ini Punyai ‘Grafik’ Riil

Stephencresswell – Diagram semakin jadi komponen yang perlu dalam sebuah games. Ini dikarenakan oleh visual sebagai harga jual sebuah games yang terkadang jadi pemikiran gamer saat sebelum mereka mengambil kantong. Oleh karena itu, tidaklah aneh konsol semakin berkembang untuk penuhi tuntutan itu, dituruti dengan studio AAA seperti Naughty Dog yang sesuaikan.

Tentu saja, tidak seluruhnya developer ingin memakai visual ‘realistis’. Mereka ingin lebih inovatif dan memakai style visualnya sendiri supaya mencolok di tengah-tengah jumlahnya games yang berada di pasaran.

Bukan realitas, beberapa developer betul-betul memakai kehidupan riil sebagai ‘grafik’ games, yang mengingati pada film interaktif Black Mirror: Bandersnatch. Berikut tujuh games yang manfaatkan style visual itu.

1. Her Story

Her Story bercerita seorang wanita yang diinterviu sekitar 7x berkaitan suaminya yang mendadak lenyap. Pekerjaan kamu ialah melihat interviu itu, mencari database dengan pemakaian keyword, dan pecahkan mistis mengenai wanita ini.

Pertama launching di tahun 2015, games garapan Sam Barlow ini sudah memenangi beberapa puluh penghargaan. Jika kamu menyenangi jenis true crime dan kerap melihat dokumenter berkaitan hal tersebut di Netflix atau video oleh JCS – Psychology, kamu perlu coba Her Story. Games ini ada di PC, iOS, dan Android.

Apa kamu siap jadikan Her Story sebagai Your Story?

2. Not For Broadcast

Pernah mimpi untuk bekerja di newsroom sebuah saluran tv? Not For Broadcast tawarkan pengalaman itu!

Well, newsroom ini lebih berlebihan dibanding newsroom secara umum sich. Karena, sebagai anggota crew National Nightly News, kamu memperoleh pekerjaan untuk menyaksikan kasus politik terkini dan kebangunan pemerintah radikal, selanjutnya tentukan apa yang pantas disiarkan di tv dan apa yang tidak pantas.

Maknanya, kamu mempunyai kekuatan untuk membingkai informasi sesenang hati kamu. Pertanyaannya, apa kamu akan menyensor informasi untuk imbalan, atau mengutarakan kebenaran dan terima resikonya? You decide.

Not For Broadcast ada di PC.

3. Death Come True

Bukan hanya developer dari negara Barat saja, pengembang dari Jepang juga turut adopsi style video full motion untuk game-nya. Lebih bagusnya kembali, games ini dibikin oleh Kazutaka Kodaka dengan team Too Kyo Game, Esquadra, dan penerbit, IzanagiGames. That’s right, Kazutaka Kodaka ialah otak dibalik seri Danganronpa, salah satunya visual novel yang terkenal.

Death Come True bercerita seorang pria yang kehilangan daya ingatnya dalam suatu hotel. Anehnya, sesudah mencari hotel itu, dia mendapati seorang wanita yang terlilit tali dan tidak sadarkan diri. Saat dia melihat informasi di tv, rupanya dia diperhitungkan sebagai pembunuh berantai. Nanti, opsimu akan tentukan nasib pria ini.

Sedikit trivia, jika kamu fans anime, kemungkinan kamu bisa menerka identitas figur dengan baju warna biru pada gambar di atas. Yap, dia ialah Yuki Riset, pengisi suara yang populer!

Kamu bisa mainkan Death Come True di PC, Android, iOS, Nintendo Switch, dan PlayStation 4.

4. Late Shift

Salah satunya penulis skenario dan narasi film Sherlock Holmes tahun 2009, Michael Robert Johnson balik lagi dengan games dengan judul Late Shift. Games bikinan CtrlMovie yang launching tahun 2017 ini mempunyai jenis crime thriller.

Kamu ikuti narasi Matt Thompson, mahasiswa yang bekerja sebagai petugas parkir. Tetapi, ini berbeda saat dia dipaksakan untuk menolong pencuri membawa senjata yang usaha mengambil harta dari rumah pelelangan. Seperti Death Come True, opsimu akan tentukan nasib figur games ini. Saat membuat opsi, games Late Shift tidak stop hingga kamu harus berpikiran secara krisis dan cepat.

Late Shift bisa kamu cicipi di PC, PlayStation 4, Xbox One, dan Nintendo Switch.

5. Erica

Jenis mistis dan thriller makin di ramaikan oleh games garapan Flavourworks ini. Erica menceritakan Erica Manson, seorang wanita yang bergelut dengan mimpi jelek dari periode kecilnya dan sedang usaha ungkap kebenaran masa lampau okultisme keluarganya. Karena ada panduan baru, kamu punyai kewajiban untuk cari tahu kebenaran yang seharusnya.

Opsi kamu penting karena bisa mempengaruhi alur cerita dan ending. Kamu bisa juga tentukan arah jalinan Erica dengan figur lain lewat pembicaraan.

Erica ada di PC, PlayStation 4, dan iOS.

Baca Juga : 7 Hero Mobile Legends yang Jadi Langganan Ban Di MPL Season 8

6. 428: Shibuya Scramble

Satu penculikan, lima narasi yang terkait. Seorang detektif, wartawan, bekas ketua geng, kepala periset, dan maskot separuh waktu, semua punyai peranan penting dalam hadapi teror. Itu 428: Shibuya Scramble, games yang memetik banyak sanjungan.

Susahnya, opsi yang simpel dari salah satunya figur bisa mempunyai resiko yang berat untuk figur yang lain. Oleh karenanya, kamu perlu waspada dalam menimbang opsi, apa lagi ingat games ini punyai lebih dari lima puluh ending.

Durasi waktunya memang lumayan panjang. Namun, kwalitasnya masih tetap stabil. Faktanya, majalah games paling besar di Jepang, Famitsu Weekly, memberi score yang prima untuk 428: Shibuya Scramble.

Visual novel ini bisa dimainkan di Wii, PlayStation 3, PlayStation Portable, iOS, Android, PlayStation 4, dan PC. Banyak pula, ya!

7. Contradiction – Spot The Liar!

Sama dengan namanya, Contradiction – Spot The Liar! mewajibkan kamu untuk menginterviu beberapa tokoh dalam games, cari konflik, dan pada akhirannya tentukan siapa figur yang rupanya bohong.

Sebagai detektif namanya Frederick Jenks, kamu lakukan interograsi berkenaan kematian Kate Vine. Tetapi, lebih dari kematian itu, ada plot yang lebih besar berkaitan kota sebagai tempat kematian Kate.

Menurut Baggy Cat sebagai pengembang games, Contradiction lebih pas dimainkan di monitor tv oleh sebagian orang. Dengan begitu, kamu tidak cari dusta secara berdikari, tapi ditolong rekan atau keluarga.

Contradiction – Spot The Liar! ada di PC dan iOS.

Bagaimana, menarik kan? Rupanya ada beberapa games yang memakai realita sebagai ‘grafik’. Jika kamu ketahui games dengan diagram sama yang lebih keren, tidak boleh enggan-segan untuk bagi di kotak kometar, ya!

Categories
Gaming

7 Hero Mobile Legends yang Jadi Langganan Ban Di MPL Season 8

Stephencresswell – MPL atau Mobile Legends Profesional League sebuah moment e-sport berbasiskan mobile paling besar terutamanya di Indonesia. Acara MPL telah berguling semenjak Agustus lalu dan telah masuk minggu keenam. Ada beberapa hal bagus yang dipertontonkan sepanjang moment besar ini berguling terutamanya di sesion Draft Pick.

Jumlahnya hero yang berada di Mobile Legends memanglah tidak dipakai semua. Ada hero-hero yang difavoritkan setiap season-nya terhitung season 8 ini. Dengan memakai mekanisme ban and pick, ada dari hero-hero yang difavoritkan itu sering menjadi berlangganan untuk di-banned. Ini mempunyai tujuan supaya permainan team tidak terusik karena ada hero itu. Lantas, hero apa sebagai berlangganan banned, berikut daftarnya!

1. Benedetta

Benedetta sebagai hero dengan role assasins. Hero gratis yang diberi Moonton ini rupanya mempunyai burst damage yang lumayan tinggi hingga hero ini benar-benar ditakutkan.

Selainnya burst damage kekuatan meredam crowd kontrol dari rivalnya termasuk cukuplah oke. Dengan memakai kemampuan duanya An Eyes for An Eyes, Benedetta sanggup hasilkan kekebalan yang bisa melepas diri dari CC atau Crowd Kontrol.

Selain itu , Benedetta mempunyai mobilisasi yang tinggi sekali hingga memberikan keuntungan dianya saat lakukan war atau one by one.

2. X-Borg

X.Borg - stephencresswell

X-Borg menjadi satu diantara hero yang kerap di-ban pada acara MPL ID Season 8. Bukan tanpa ada alasan, hero fighter ini mempunyai kekuatan yang termasuk over power.

Kekuatan seperti burst damage, true damage, durabillity, sampai DPS Continue jadi paket komplet yang dipunyai oleh X-Borg.

Dengan kemampuan satunya Fire Missiles sanggup memberi dampak slow pada musuh. Disamping itu dengan kemampuan satu ini X-Borg sanggup tingkatkan kemampuan pasif yang bisa hasilkan true damage.

3. Harley

harley = stephencresswell

Kecil-kecil cabe rawit, panggilan yang cocok untuk hero satu ini. Harley ialah hero dengan kekuatan magis yang mempunyai burst damage lumayan besar. Bahkan juga Harley sanggup membunuh tank sekalinya dengan benar-benar gampang.

Baca Juga : 7 Pemain dengan Peringkat Dribble Paling Lincah di FIFA 22, Siapa Jagoanmu?

Kekuatan escape yang dimilki Harley jadi PR yang perlu diakui. Dengan kemampuan dua yang dipunyai, Harley sanggup beralih tempat atau kembali lagi ke titik awalnya. Ini menolongnya untuk dapat terlepas dari dikejar musuh.

Harley yang dipandang kuat walau masih early games berikut yang pada akhirannya beberapa pemain memutuskan untuk mem-banned hero satu ini.

4. Paquito

The beginner's guide to Paquito, MLBB's newest fighter | ONE Esports

Sang tukang tinju dari Land of Dawn ini bahkan juga jarang-jarang kita jumpai di acara MPL ID Season 8. Paquito memang hero baru, tetapi kekuatannya tidak boleh dipandang sepele.

Hero fighter ini mempunyai damage dan kecepatan yang lumayan tinggi. Stack yang dipunyai cukup buat membuat takut musuh yang satu lane dengannya.

Kekuatan crowd kontrol yang dipunyai termasuk cukuplah menakutkan. Bahkan juga hero ini sanggup melarikan core musuh dan langsung membunuhnya secara mudah.

5. Phoveus

Beginner's guide: Tips and tricks for Phoveus, MLBB's newest fighter | ONE  Esports

Hero fighter yang pas untuk hadapi hero-hero core yang mempunyai kegesitan seperti Fanny atau beberapaya. Phoveus dapat disebut ialah jagonya.

Hero dengan magical damage ini dipandang benar-benar menyusahkan. Kekuatan pasifnya yang termasuk unik jadi keuntungan untuk pemakainya. Saat musuh lakukan blink atau charge didekat Phoveus karena itu semua dampak cooldown yang dipunyai Phoveus akan menyusut 1 detik.

Disamping itu kekuatan ultimate yang dipunyai Phoveus juga menyusahkan hero-hero musuh untuk bergerak. Kemampuan Deity Forse (ultimate) kepunyaannya manfaatkan blink dan burst hingga Phoveus sanggup lakukan lompatan dan memberi damage ke hero musuh.

6. Hayabusa

Mobile Legends Hayabusa guide: Best build, combo, emblem, skills | ONE  Esports

Hayabusa jadi hero yang paling terkenal untuk sekarang ini. Kekuatan escape dan kemampuan blink-nya cukup buat membuat kamu kewalahan saat menantangnya.

Damage yang dipunyai lumayan tinggi baik di early games atau late games. Bahkan juga kecepatannya untuk lakukan roaming jadi point utama saat memakai hero assasins ini. Ini sanggup digunakan untuk mengambil turret atau buff punya musuh.

Burst Damage yang dibuat tidak main-main. Bahkan juga saat kamu menantangnya one by one dengan Hayabusa, sekali ulti hero punyamu langsung akan mati.

7. Mathilda

Get Free Hero Mathilda In Mobile Legends And How To Claim It – Mobile  Legends Tips and Tricks

Hero yang mempunyai dua role atau umum disebutkan hybrid ini bahkan juga mempunyai ban rate lebih dari 90% di acara MPL ID Season 8.

Kekuatan Mathilda benar-benar sangat bagus. Tempatnya sebagai support-assasins berikut yang membuat Mathilda benar-benar ditakutkan. Bukan tanpa ada alasan, Mathilda sendiri selainnya sanggup men-support teamnya, ia sanggup lakukan solo kill karena damage yang dipunyai besar sekali.

Kemampuan invincible yang dipunyai juga menolongnya untuk tetap bertahan dari dampak crowd kontrol. Kemampuan ini yang sanggup membuat Mathilda menghindar burst damage musuh.

Karena kekuatannya yang dipandang menyusahkan, tujuh hero di atas jadi hero yang kerap di-banned sepanjang acara MPL ID Season 8. Ada sebagai hero favoritmu?

Categories
Gaming

7 Pemain dengan Peringkat Dribble Paling Lincah di FIFA 22, Siapa Jagoanmu?

Stephencresswell – FIFA 22 saat ini sudah sah di-launching di semua basis khusus seperti PlayStation 5, Xbox Seri X dan PC. Fans waralaba games ini sudah menanti lumayan lama untuk dapat memainkan. Edisi terkini game ini tawarkan beberapa hal, diagram hebat, performa game yang dipertingkat, dan beberapa ribu pemain dan team buat dimainkan.

Beberapa pemakai benar-benar semangat untuk memakai pemain favorite mereka dalam game ini. Peringkat beberapa pemain juga sudah disingkap saat sebelum launching FIFA 22, yang memberikan pemakai peluang untuk membuat taktik untuk penataan mereka dalam model seperti Career Model dan FIFA Ultimate Tim.

Salah satunya feature khusus pada FUT ialah kemampuan membawa bola. Nach, berikut ialah 7 pemain dengan peringkat dribble terbaik dalam game FIFA 22. Siapa sajakah?

1. Lionel Messi – 95

Lionel Messi ialah dribbler terbaik di FIFA 22. Pemain Argentina itu jadi informasi khusus sesudah tergabung dengan PSG sepanjang jendela transfer selesai tinggalkan Barcelona. Messi ialah penggiring bola terbaik di FIFA 21 dengan peringkat 95.

Ia pemain dengan nilai keseluruhnya paling tinggi di FIFA 22 dengan 93 point. Meskipun begitu, performnya saat in di club anyarnya tidaklah memberikan keyakinan. Messi sekalipun belum cetak gol atau assist di Ligue 1.

2. Neymar – 94

neymar - stephencresswell

Neymar ialah dribbler terbaik ke-2 di FIFA 22, dengan peringkat 94. Pemain Brasil ini banyak memiliki ketrampilan olah bola fenomenal yang paling melipur penggemar. Peringkat ini tetap sama dengan versus awalnya.

Ia ialah pemain dengan transfer paling mahal selama hidup. Bersama Kylan Mbappe dan Lionel Messi, musim inilah jadi trio paling beresiko di Eropa. Beresiko di game FIFA!

3. Kylian Mbappe – 92

Mbappe - stephencresswell

Urutan ke-3 paling atas semua dihuni pemain PSG. Kylian Mbappe jadi dribbler terbaik ke-3 di FIFA 22 dengan peringkat 92. Mbappe adalah pemain paling cepat di dunia dan mempunyai kemampuan yang lengkap.

Kecepatannya 97 ditambah lagi dribbling yang mengagumkan membuat jadi mimpi jelek untuk club musuh. Musim kemarin ia jadi top scorer Ligue 1, dan musim ini telah cetak empat gol dari 9 pertandingan.

4. Bernardo Silva – 91

bernardo silva - stephencresswell

Bernardo Silva ada di posisi selanjutnya denga peringkat dribbling 91 juga. Pemain tengah Manchester City itu mengagumkan dalam kuasai bola dan susah ditemui oleh beberapa bek. Keseluruhannya ia mempunyai peringkat 86. Silva ialah pemain kegemaran Pep Guardiola, dan jadi kunci permainan City raih juara musim kemarin.

Baca Juga : [REVIEW] Game Little Nightmares II — Lebih Serem dari pada Perintisnya !!!

Tetapi, si pemain sempat diberitakan ingin tinggalkan club asal Manchester itu pada musim panas tempo hari. Penjelajahan baru jadi argumen pemain tengah asal Portugal itu, ditambahkan kehadiran Jack Grealish yang tempatnya serupa.

5. Jadon Sancho – 91

Jadon Sancho: Gareth Southgate backs Man Utd forward but admits he doesn't  deserve England place on current form | Football News | Sky Sports

Perekrutan baru Manchester United Jadon Sancho mempunyai peringkat olah bola 91. Ini membuat jadi dribbler berperingkat paling tinggi Setan Merah dan antara pemain Inggris. Tetapi, perform aslinya di club anyarnya ini belum sama sesuai harapan.

Ia dipandang masih kesusahan menyesuaikan dengan pola punyai Ole Gunnar Solksjaer. Apa lagi si pelatih juga belum memberi peluang bermain yang cukup. Musim panas tempo hari ia dibawa dengan mahar 85 juta euro.

6. Marco Verratti – 91

Paris Saint-Germain midfielder Marco Verratti could return to face  Manchester United | Football News | Sky Sports

Marco Verratti jadi pemain ke-4 PSG dalam perincian ini. Pemain tengah asal Italia ini mempunyai peringkat dribble 91. Walau bertubuh kecil, skill-nya dalam mengelabui musuh benar-benar mengagumkan dan lincah. Ia mempunyai misi bermain yang mengagumkan.

Selainnya jadi pemain kunci PSG dan menyembahkan banyak gelar lokal, ia jadi kunci tim nasional Italia dalam memenangkan Piala Eropa 2020 tempo hari.

7. Lorenzo Insigne – 90

CorSport: Sale most likely outcome for Napoli star Insigne - €30m price  set, Milan observant

Lorenzo Insigne dari Napoli ialah pemain selanjutnya dalam perincian dengan peringkat olah bola 90 di FIFA 22. Pemain Italia ini adalah pemain dengan tehnik terbaik di Serie A. Ia sebagai dribbler berperingkat paling tinggi di Serie A.

Peringkat keseluruhnya Insigne sudah bertambah dari 85 jadi 86, tapi ketrampilan dribbling-nya sudah menyusut dari 91 jadi 90. Akan tetapi, dia masih tetap akan jadi pemain favorite dalam game ini.

Itu 7 pemain dengan peringkat paling tinggi dalam soal memproses bola. Kemampuan ini jadi favorite tiap pemain dalam game ini. Kekuatan mereka jadi modal penting untuk mengelabui team musuh untuk mencetak kemenangan. Siap untuk mainkan mereka di game FIFA 22?

 

Categories
Gaming

[REVIEW] Game Little Nightmares II — Lebih Serem dari pada Perintisnya !!!

Stephencresswell – Masih fresh dalam daya ingat mengenai sebuah games indie fantastis yang menyajikan tindakan aneh, unik, tapi juga menakutkan. Yap, games itu ialah Little Nightmares, sebuah kreasi bikinan Tersier Studio dan peluncuran Bandai Namco yang berisi cerita creepy yang demikian aneh, tetapi juga buat ingin tahu. Kenyataannya, games itu pernah menjadi satu diantara games seram yang terbanyak dimainkan pada tahun 2017 sampai 2020.

Tidak sampai di sana, pada 11 Februari 2021 lalu, Bandai Namco kembali melaunching games dengan judul yang serupa, yaitu Little Nightmares II. Games ini dapat dimainkan di konsol PS4, PS5, Xbox One, Xbox Seri X, Nintendo Switch, dan sudah pasti PC Windows. Steam dalam lamannya sudah jual games ini pada harga sah Rp239 ribu untuk versus standard dan Rp299 ribu untuk versus deluxe edition.

Maka kamu yang ingin tahu dengan kreasi fantastis ini, sebaiknya baca ulasan Little Nightmares II berikut ini. Yok, dibaca!

1. Cerita pertemanan di dunia mimpi

Dalam games ini, kita akan mainkan watak namanya Mono, seorang anak lelaki yang kenakan kantong kertas di kepalanya. Bila dibanding dengan watak di seri pertama kalinya, figur Mono di sini tampil benar-benar berlainan daripada Six. Ya, Six sendiri sebagai figur khusus dalam Little Nightmares seri pertama kali yang sama berusaha di tengah-tengah dunia mimpi.

Tetapi, bukannya menggunakan baju seperti Six, Mono malah dilukiskan dalam penampilan yang cukup creepy. Walau terlihat aneh dan menakutkan, Mono rupanya figur yang paling setia teman dan tidak enggan menolong siapa yang memerlukan. Nach, bila disederhanakan, plot narasi dalam games ini bergelut di dunia mimpi yang dirasakan oleh Mono.

Pada umumnya, apa yang dirasakan Mono dan Six dalam mimpinya sebagai cerita pertemanan yang menyengaja ditonjolkan oleh developer. Berkali-kali Six terjerat dan dicuri oleh hantu penghuni alam mimpi, berkali-kali juga Mono harus berjibaku selamatkannya. Antiknya, kebersama-samaan dan kerja-sama yang bagus dari ke-2 nya sudah jadi proses permainan yang cukup pakem.

Kemungkinan plot dan alur cerita jenis ini akan dipandang dark dan tidak gampang diterima untuk semua kelompok gamer. Namun, lepas dari elemen aneh dan kesadisannya, pokok narasi malah mengutamakan pada hubungan pertemanan dan perjuangan dari Mono dan Six. Apa ceritanya memiliki sifat linear? Tidak karena dalam beberapa hal, pemainlah yang tentukan keseluruhnya plot ceritanya.

Baca Juga : 10 Watak Cookie Run Berdasarkan Buah-buahan di Dunia Real !!

Dalam kata lain, status prekuel dan sekuel tidak demikian penting untuk dijadikan Little Nightmares II. Kebalikannya, kita sebagai gamer dibebaskan untuk mempunyai dan membuat pemikiran sendiri berkenaan games ini. Itu penyebabnya, kesan dan hati dari tiap-tiap gamer dapat benar-benar berlainan sesudah mainkan cerita Mono keseluruhannya.

2. Terlihat lebih menakutkan

Little Nightmares II Stephencresswell

Sesudah penulis memainkan, terlihat jika Little Nightmares II mempunyai gameplay yang lebih dark dan menakutkan. Di sini, Mono dapat memakai beragam jenis alat untuk merusak musuh-musuhnya. Dimulai dari kapak, shotgun, perlengkapan dapur, dan lain-lain, semua menjadi alat untuk meremukkan kepala musuh kita. Rasanya penulis tak pernah mendapati kebrutalan jenis ini di seri pertama kalinya.

Lalu, lingkungan dibikin lebih menakutkan. Beberapa lawan akan serang kita secara tidak kalah beringas. Bukannya menghindari, kita malah akan gerakkan Mono untuk selekasnya menumpas makhluk-makhluk aneh itu. Belum juga ada banyak sekali perangkap yang menyebar di dunia mimpi. Beberapa macam perangkap juga berkesan kabur dan benar-benar mematikan—oke, yang bernama perangkap memang seharusnya kabur.

Oh, ya, stealth atau diam-diam ada saatnya kerap kita kerjakan. Masalahnya tidak semua lawan dapat dihancurkan demikian saja. Kita tidak pernah tahu mengenai apa yang akan terjadi dan ini cukup dirasakan mendebarkan. Tetapi, malah disini point khusus yang ingin dikatakan dalam Little Nightmares II. Dia usaha menjerat kita supaya semakin terlarut dalam alam mimpi yang tidak tentu.

Bagaimana dengan puzzle-nya? Untuk penulis individu, puzzle atau teka-teki dalam games ini terhitung susah-susah gampang. Tujuannya, kita dituntut untuk pecahkan puzzle tanpa panduan. Searah dengan bermainnya, jawaban dari teka-teki itu juga dapat diperpecahkan. Sisi yang paling menyebalkan ialah di saat pecahkan puzzle perangkap yang ujungnya membuat Mono meninggal secara percuma.

3. Grafis lebih baik dan hidup daripada seri pertama kalinya

Spesifikasi PC untuk Memainkan Little Nightmares II Stephencresswell

Little Nightmares II masih memakai penampilan 2,5D yang serupa dengan perintisnya. Tetapi, kualitas visual yang didatangkan terlihat lebih detil, tajam, dan hidup. Sudah pasti kesan-kesan dark didapat pada saat kita menyaksikan grafisnya langsung. Duet dari Mono dan Six dapat diuraikan dengan lentur lewat penampilan yang tidak kalah bagus.

Developer dapat memberi detil yang lumayan tinggi ke beragam komponen, diawali dari kibasan mantel punya Mono, pergerakan buku dalam rack, sampai beragam jenis pergerakan lawan yang tampil mengagumkan. Ini sekalian menunjukkan jika penampilan 2,5D dapat bicara banyak pada saat dilawan masalah grafis.

Oh, ya, kualitas grafis dalam Little Nightmares II didukung oleh Unreal Engine 4 yang dikenali penerangannya yang alami. Tetapi, satu kali lagi, penampilan dalam seri kali ini berkesan gelap dan tidak kaya warna. Ini sedikit berbeda dengan seri pertama kalinya karena watak Six dapat diperlihatkan lebih bersinar di tengah-tengah dunia mimpi yang gelap.

4. Musik tidak kalah keren

Little Nightmares 2: Apakah Bisa Co-Op? - Stephencresswell

Akan susah untuk banyak games jenis ini bila tidak disokong dengan kualitas audio yang bagus. Untungnya, Little Nightmares II datang dengan kualitas audio hebat. Ya, musik dan suara yang lain diperlihatkan dalam games ini benar-benar masuk dengan plot dan gameplay-nya. Kita akan dengar alunan musik yang cukup mendebarkan, tetapi tidak dalam ukuran lebai.

Malah mekanisme musikal didatangkan secara halus, misteri, dan tenang. Itu penyebabnya, kesan bermain jadi lebih intensif dan creepy. Tidak cukup sampai di sana, Tobias Lilja sebagai komposer sukses dalam tampilkan musikal yang tidak berbelit-belit, mengena dalam telinga, dan munculkan kesan dunia mimpi yang hidup.

Bagaimana dengan beberapa suara simpatisan yang lain? Sama bagusnya! Kamu akan dengar derak kayu, pintu, pembicaraan, dan langkah kaki yang jernih dan jelas dalam telinga. Merusak pintu kayu, misalkan, akan kedengar serupa dengan suara asli ketika kita merusak atau menggedor pintu di dunia riil. Terutama bila memakai earphone dan bermain pada malam hari, bisa jadi musiknya akan terikut di mimpi kita.

5. Penerus yang prima

Little Nightmares II - Launch Trailer - Stephencresswell

Untuk penulis, Little Nightmares II mampu tampil prima bila dibanding dengan perintisnya. Pertemanan Mono dan Six yang tergambar dengan intensif di dunia mimpi jadi plot yang kuat sekalian mencekam. Di lain sisi, gameplay kelas tinggi bisa juga didatangkan oleh Tersier Studio sebagai salah satunya harga jual yang paling menonjol.

Nach, sisi yang tidak kalah epik ialah masalah grafis dan audionya. Kamu harus memainkan langsung untuk dapat nikmati bagaimana kelamnya dunia mimpi yang dirasakan oleh Mono dan Six. Walau durasi waktu permainan dapat disebutkan cukup pendek, ini tidak jadi batu sandungan benar-benar karena kita masih memperoleh kepuasan saat bermain.

Maka penulis tidak enggan memberi score 5/5 untuk Little Nightmares II. Pada harga yang lumayan murah di Steam, kamu dapat selekasnya beli dan memainkan saat malam hari. Bila kamu memang sukai games seram yang memiliki bobot, aneh, punyai plot kuat, dan punyai visual dan audio mempesona, Little Nightmares II jawabnya.